Tampilkan postingan dengan label Ilmu Komunikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Komunikasi. Tampilkan semua postingan

(PPT) SISTEM INFORMASI KEUANGAN DAERAH SEBAGAI BENTUK TRANSPARANSI PEMERINTAH DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH

Pemerintah Daerah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahannya selain bertanggungjawab terhadap perkembangan dan pembangunan daerah, pemerintah daerah juga bertanggungjawab dalam penggunaan dana yang diberikan oleh Pemerintah Pusat maupun dana yang di dapatkan dari daerah itu sendiri.

Namun dalam kenyataannya, beberapa oknum Pemerintah Daerah menyalahgunakan kekuasaannya dalam pengelolaan keuangan daerah. Kurangnya transparansi Pemerintah Daerah dalam pengelolaan keuangan daerah menyebabkan beberapa oknum Pemerintah Daerah menyalahgunakan kekuasaannya dengan menggunakan dana tersebut untuk kepentingannya sendiri

Dampak dari penyalahgunaan kekuasaan tersebut adalah lambatnya perkembangan daerah akibat berkurangnya anggaran daerah. Selain itu, semakin berkurangnya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, sehingga masyarakat enggan untuk ikut berpartisipasi dalam rangka pembangunan daerah. Untuk mengawasi pengelolaan keuangan daerah tersebut diperlukan suatu aplikasi yang dapat menginformasikan masyarakat mengenai pengelolaan keuangan daerah

(TANYA JAWAB) Bahasa Indonesia

 

 

1.    Jelaskan apa yang dimaksud dengan Bahasa Indonesia sebagai lambang kebanggaan nasional dan Bahasa Indonesia sebagai lambang identitas nasional.

Jawab :

Bahasa indonesia disebut sebagai lambang kebanggaan nasional karena bahasa indonesia mampu menjadi bahasa persatuan di Republik Indonesia. Memang setiap negara memiliki bahasa persatuan, namun bahasa Indonesia memiliki satu kebanggaan yang tidak dimiliki oleh bahasa bahasa nasional lainnya, terutama bagi negara yang multi etnis. Bahasa indonesia memang berasal dari bahasa melayu, tapi bahasa indonesia tidak sepenuhnya sama dengan bahasa melayu yang umumnya kita dengar. Kebanyakan bahasa nasional negara lain murni mengambil salah satu bahasa daerah atau mengadopsi bahasa negara lain seperti bahasa spanyol atau bahasa inggris yang telah lebih dahulu popular.

 

Sebagai lambang identitas negara, bahasa indonesia digunakan untuk semua komunikasi resmi pemerintah di Republik ini. Bahasa indonesia digunakan sebagai bahasa pada teks proklamasi, undang undang dasar, lagu kebangsaan, dasar negara pancasila dan seluruh dokumen dokumen kenegaraan.

 

2.    Tuliskan fungsi-fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa negara.

Jawab :

a.    Bahasa indonesia sebagai bahasa resmi negara;

b.    Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar pendidikan ;

c.    Bahasa indonesia sebagai alat perhubungan dalam tingkat nasional untuk kepentingan perncanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional serta kepentingan pemerintah;

d.    Bahasa indonesia sebagai alat pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

 

3.    Setujukah Anda bila dikatakan bahwa bahasa itu indah, produktif , dan dinamis? Jelaskan pendapat Anda dan berikan masing-masing contohnya.

Jawab :

a.    Bahasa itu indah:

Ditangan seorang seniman atau penyair, bahasa dapat berubah menjadi sebuah karya seni yang begitu indah, baik berupa puisi, pantun, lagu ataupun karya tulis atau lisan lainnya.

b.    Bahasa itu produktif:

Akal dan budi manusia dapat mempengaruhi cara mereka berbahasa. Pengaruh pengaruh ini menjadikan bahasa memiliki sifat produktif. Produktifitas ini dapat merubah bunyi bahasa menjadi berbeda beda,

c.    Bahasa itu dinamis:

Manusia pada hakikatnya adalah makhluk yang tidak pernah puas, manusia akan selalu mencari hal hal yang baru yang dikira lebih baik, begitu juga dalam berbahasa, produktifitas manusia dalam berinovasi, mencari hal hal yang baru menjadikan bahasa bersifat dinamis. Interaksi antar budaya juga membuat suatu bahasa semakin dinamis.

 

4.    Isilah kolom yang kosong pada table berikut ini.

 

Keterampilan Berbahasa

 

Lisan

Tulis

Sifat

Menyimak

Membaca

aktif reseptif

Berbicara

Menulis

aktif produktif

 

Jelaskan isi atau maksud table tersebut dengan bahasa Anda secara efektif.

a.    Menyimak

Kegiatan berbahasa dengan  tujuan memehamai pesan yang disampaikan oleh pembicara.

b.    Berbicara

Kegiatan berbahasa dengan menyampaikan pesan kepada orang lain secara lisan.

 

 

c.    Membaca

Kegiatan berbahasa dengan tujuan memahami pesan yang disampaikan oleh seorang penulis didalam tulisannya.

d.    Menulis

Kegiatan berbahasa dengan menyampiakan pesan kepada orang lain melalui sebuah tulisan.

5.    Tuliskan isi pidato Bung tomo yang paling heroik :

Jawab

Bismillahirrahmanirrahim, merdeka!. Saudara-saudara rakyat jelata diseluruh indonesia, terutama saudara-saudara penduduk kota surabaya, kita semuanya telah mengetahui bahwa hari ini tentara inggris telah menyebarkan famlet-famlet yang memberikan suatu ancaman kepada kita semua. Kita diwajibkan untuk dalam waktu yang mereka tentukan menyerahkan senjata senjata yang telah kita rebut dari tangannya tentara jepang. Mereka telah minta supaya kita datang kepada mereka itu dengan mengangkat tangan. Mereka telah minta supaya kita semua datang kepada mereka itu dengan membawa bendera putih tanda bahwa kita menyerah kepada mereka.

Saudara-saudara, didalam pertempuran-pertempuran yang lampau, kita sekalian telah menunjukkan bahwa rakyat indonesia disurabaya, pemuda pemuda yang berasal dari maluku, pemuda pemuda yang berasal dari sulawesi, pemuda pemuda yang berasal dari pulau bali, pemuda pemuda yang berasal dari kalimanatan, pemuda pemuda dari seluruh sumatera, pemuda aceh, pemuda tapanuli dan seluruh pemuda indonesia yang ada di surabaya ini. Didalam pasukan pasukan mereka masing masing dengan pasukan pasukan rakyat yang dibentuk dikampung kampung, telah menunjukkan suatu pertahanan yang tidak bisa dijebol, telah menunjukkan suatu kekuatan sehingga mereka diperjepit dimana-mana. Hanya taktik yang licik dari mereka itu saudara saudara. Dengan mendatangkan presiden dan pemimpin peminpin lainnya ke surabaya ini maka kita tunduk untuk memberhentikan pertempuran.

Tetapi pada masa itu mereka telah memperkuat diri dan setelah kuat sekarang inilah keadaannya, saudara saudara, kita semuanya, kita bangsa indonesia yang ada disurabaya ini. Akan menerima tantangan tentara inggris itu. Dan kalau pimpinan tentara inggris yang ada disurabaya ingin mendengarkan jawaban rakyat indonesia, ingin mendengarkan jawaban dari seluruh pemuda indonesia yang ada di surabaya ini, dengarkanlah ini tentara inggris. ini jawaban kitaini jawaban rakyat surabaya, ini jawaban pemuda indonesia. Kepada kau sekalian, hei tentara inggris. Kau menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera putih untuk takluk kepadamu. Kau menyuruh kita mengangkat tangan tahti kepadamu, kau menyuruh kita membawa senjata senjata yang telah kita rampas dari tentara jepang untuk diserahkan kepadamu. Tuntutan itu, maupun kita tahu bahwa engkau sekalian akan mengancam kita, engkau akan menggempur kita dengan seluruh kekuatan yang ada, tap inilah jawaban kita, selama banteng banteng indonesia masih mempunyai darah merah, yang dapat mengunus secarik kain putih, merah dan putih. Maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapaun juga.

Saudara saudara rakyat surabaya, siaplah keadaan genting. Tapi saya peringatkan sekali lagi jangan mulai menembak. Baru kalau kita ditembak maka kita akan ganti menyerang mereka itu kita tunjukkan bahwa kita ini benar benar orang yang ingin merdeka. Dan untuk kita saudara saudara, lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka. sebelum kita tetap merdeka atau mati. Dan kita yakin saudara saudara pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh kepada kita. Sebab Allah selalu berada dipihak yang benar. Percalah saudara saudara, tuhan akan melindungi kita sekalian... Allahu akbar.... Allahu akbar.... Allahu akbar....Merdeka!!!”

 

6.    Berikan/tulis pendapat Anda mengenai persamaan atau perbedaan semangat  nasionalisme para pemuda Indonesia ketika itu (masa perjuangan) dengan semangat  nasionalisme para pemuda Indonesia sekarang ini?

Jawab :

Semangat nasionalisme pemuda indonesia pada masa perjuangan jauh lebih kuat dibandingkan pada saat sekarang ini. Pada masa dahulu, kesamaan nasib dan ketertindasan membangkit jiwa nasionalisme pemuda. Tekanan dari penjajah telah mebangun rasa senasib dan sepenanggungan diseluruh kalangan pemuda, mereka bangkit dan membela tanah air.

Pada saat ini, justru bertolak belakang, dikalangan pemuda muncul rasa perbedaan nasib dan derajat ditengah kehidupan bernegara, sehingga nasionalisme mereka meredup. Mereka tidak peduli lagi pada pemuda lain yang bernasib tidak beruntung atau mereka merasa iri kepada pemuda yang jauh lebih beruntung. Konflik dan tawuran antar pemuda semakin tumbuh tidak terbendung.

SUMATERA BARAT MENYIMPAN API DALAM SEKAM

 

Indonesia terlahir dari banyak bangsa sebagai embrio awalnya, ada lebih dari 300 etnis yang berhimpun dalam satu kesatuan membentuk negara Republik Indonesia. Menurut sensus BPS pada tahun 2010, terdapat 1.340 Etnis yang saat ini berada di Republik Indonesia. Jumlah ini menjadikan indonesia negara yang paling heterogen dari sisi etnis dan tentunya disertai dengan negara dengan resiko konfilk sosial tertinggi pula.

Dari data BPS 2010, sebanyak 6,5 dari seluruh etnik itu merupakan bangsa minang kabau yang mayoritas bermukim di Sumatera Barat, meski secara umum sumatera barat diluar kepulauan mentawai dapat dikatakan homogen, karena semuanya bangsa minangkabau, namun konflik sosial masih menjadi momok yang menakutkan diranah bundo ini.

Kecemasan ini saya kira wajar, sebagaimana dimuat di Harian Umum Singgalang tanggal 1 Agustus 2016, Zul Aliman dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumatera Barat merilis bahwa masih banyak terdapat potensi konflik sosial di Sumatera Barat, mulai dari aliran aliran kepercayaan baru yang meresahkan, Sengketa lahan antar nagari atau nagari dengan perusahaan, masuknya tenaga kerja dari luar, dan berbagai sengketa yang saat ini masih status quo ibarat api dalam sekam yang hanya menunggu tiupan angin untuk jadi membara.

Tumbuhnya aliran aliran baru yang dianggap sesat oleh kaum muslimin di Sumatera barat adalah potensi Konflik sosial paling mencemaskan di Sumatera Barat, aliran aliran yang sudah terpantau dan telah memancing konflik berskala kecil adalah Syi’ah, Ahmadiyah, dan beberapa ajaran lainnya. Ujung dari konflik, Walikota Padang menurunkan paksa plang nama perserikatan ahmadiyah di Padang. Namun dua aliran sesat ini tidak juga dapat dimusnahkan.

Potensi konflik yang kedua yang menjadi api dalam sekam di Sumatera Barat adalah sengketa tapal batas nagari. Tapal batas nagari adalah isu yang paling mengkristal di sumatera barat, isu ini mudah sekali pecah menjadi konflik yang bahkan dapat dipicu oleh hal hal yang sepele saja. Dari catatan saya, terdapat beberapa konflik yang pernah terjadi dan mungkin berulang menyangkut tapal batas nagari. Diantaranya : Sengketa tapal batas Pesisir selatan dengan Muko Muko, Sengketa tapal batas antara sijunjung dan dharmasraya, sengketa tapal batas nagari Saniang Baka dengan muaro pingai yang sudah memakan korban dan masih banyak lagi.

Kekayaan sumber daya alam di Sumatera barat turut memberi saham potensi konflik sosial, umumnya adalah sengketa lahan ulayat dengan perusahan, sebagaimana terjadi antara masyarakat tiku kabupaten agam dengan perusahaan sawit PT Mutiara Agam, konflik antara masayarakat parik malintang dengan pengusaha galian C di Lubuk Alung, dan yang paling mengejutkan terjadi konflik dengan warga asing yang tidak memiliki izin bekerja dan menetap di kabupaten Solok Selatan.

 Konflik antar umat beragama adalah potensi konflik yang saat ini saya nilai kecil kemungkinan terjadi di Sumatera Barat, karena disuamtera barat secara umum dapat dikatakan bahwa agama mayoritas penuh toleransi dan pemeluk agama minoritas juga bisa menjaga diri, meskipun ada oknum oknum umat beragama yang merusak tatanan yang sudah baik saat ini, seperti kasus wawah pada tahun 2001.  

Satu satunya jalan agar bara dalam sekam ini tidak berkobar membakar persatuan dan kesatuan bangsa, maka pemerintah harus memberikan akomodasi secara serius dan berkelanjutan. Akomodasi yang dilakukan dapat berupa konsilisasi, dimana pihak pihak yang bertikai dipertemukan untuk mendapatkan kesepakatan bersama yang saling menguntungkan. Pemerintah juga dapat menjadi pihak ketiga dalam mediasi konflik meski saat ini pihak pihak yang bertikai masih terkesan untuk mengambil langkah segresi.

Mediasi yang paling efektif menurut pendapat saya adalah mediasi yang dilakukan oleh tokoh tokoh agama. Karena secara kultur di Sumatera Barat, para ulama masih memiliki pengaruh yang besar dalam meredakan ketegangan. Bila semua langkah sudah dilakukan termasuk arbitrase di pengadilan, konflik ini masih tidak dapat diredakan, mungkin langkah terakhirnya adalah pemerintah mengambil tindakan tegas sebagai pengambil keputusan dengan cara se-adil adilnya.

Kesimpulan dari tulisan saya ini adalah Sumatera barat saat ini mengandung api dalam sekam, ada konflik sosial yang masih terpendam, untuk memadamkannya tidak cukup diberi percikan air saja, harus dibasahi secara keseluruhan supaya kobarannya berhenti. Jika terlambat maka kobarannya tidak akan dapat terpadamkan. Semua pihak terkait harus secara bersama sama menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa, harus satu pemahaman bahwa menjaga hubungan sesama manusia adalah salah satu syarat untuk berhubungan dengan pencipta manusia.

POLSTRANAS (Tanya Jawab)

 

1.      Mengapa Polstranas merupakan suatu kebijakan nasional dalam menentukan cita cita, dan tujuan, bangsa untuk mewujudkan dan menjalankan/ mengawal pembangunan bangsa jelaskan ?`

Jawab :

Karena Politik nasional menggariskan usaha usaha untuk mencapai tujuan nasional. Politik nasional adalah asas, haluan, kebijaksanaan dan usaha negara tentang pembinaan serta penggunaan secara totalitas dari potensi nasional baik yang potensial maupun yang efektif untuk mencapai tujuan nasional. Dalam pembangunan, strategi nasional tidak boleh berdiri sendiri atau terlepas dari politik nasional. Strategi nasional pada dasrnya merupakan kerangka rencana dan tindakan yang disusun dan dan disapkan dalam suatu rangkaian pentahapan dalam pembangunan bangsa.

 

2.      Apakah ada perbedaan strategi Polstranas dari tiap pimpinan pemerintahan pada setiap pergantian jabatan pemerintahan, misalnya orde lama  ke orde baru,  orde reformasi jelaskan kalau ada. tiap tiap periode menekankan pada bidang apa  jelaskan ?

Jawab :

Strategi Poltranas pada tiap tiap pemerintahan pada setiap pergantian jabatan pemerintahan secara umum berbeda beda, bahkan pemerintah yang sama memiliki strategi yang berbeda pada setiap masa baktinya, misalnya pada pemerintahan orde lama, pada awal berdirinya republik ini, politik yang dipakan bisa disebut sebagai pancasila murni, dimana pada masa itu pancasila dijalankan secara murni dan konsekwen, namun strategi tiba tiba berubah, ketika komunis mulai mendapatkan tempat di kancah perpolitikan nasional, politik yang dipakai adalah NASAKOM, dimana tiga ideologi seolah dipaksakan untuk berbaur dan cdenderung melebur. Maka jadilah indonesia negara 2/3 komunis. Pada periode ini negara lebih menekankan terhadap bidang pertahanan dan keamanan serta membangun wibawa pemerintah dihadapan dunia luar dan masyarakat sendiri, pembangunan bersifat sangat sentralistik berkisar di pulau jawa saja, bahkan di jakarta didirikan bangunan bangunan simbolik yang pada waktu itu tidak memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Akibatnya timbullah berbagai pemberontakan sebagai dampak dari kekecewaan masyarakat di daerah yang merasa ditinggalkan.

Lain halnya strategi orde baru yang dengan mudah melenser orde lama karena dampak G30SPKI, pada masa ini pemerintah berhasil menciptakan suasanan kondusif meski dengan sikap yang cenderung otoriter, demokrasi hanya berkadar ¼ di negara indonesia, namun pada masa itu semua berada dibawah kontrol pemerintah dan dengan mudah menjalankan kontrol pembangunan. Pembangunan pada orde ini lebih bersifat pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Banyak fasilitas fasilitas umum di berbagai daerah dibangun pada orde ini, sehingga presiden indonesia pada orde ini dijuluki bapak pembangunan.

Sikap otoriter dan sentralistik orde baru telah menggelorakan teriakan reformasi pada tahun 1998, maka teriakan ini meruntuhkan orde baru dan melahirkan orde reformasi, pada periode ini polstranas lebih ke demokrasi penuh yang disebagian kasus mejadi keblabasan. Menyesesuaikan dengan itu, politik dan strategi nasional berubah menjadi pemerintah yang demokratis dan tidak lagi sentralistik, otonomi daerah semakin diperluas dan hak azasi manusia semakin dihargai dan diperhatikan. Namun strategi ini mengurangi kondusifitas negara secara politik, serin terjadi kegaduhan. Pada periode ini pembangunan lebih ditekankan pada peningkatan sumber daya manusia dan instrumen instrumen pendukungnya. Meski pun begitu, otonomi daerah juga berhasil menjalankan pembangunan sesuai dengan bidang yang menjadi prioritas masing masing daerah.

3.      Apakah negara luar dapat mempengaruhi Polstranas,  kalo ada contohkan dan jelaskan.

Jawab :

Saya melihat ada kemungkinannya politik dan strategi nasional dapat dipengaruhi oleh negara luar. Misalnya pada masa orde baru, politik dan strategi nasional didominasi oleh kaum komunis yang berkiblat ke uni soviet sebagai pusat peradaban komunis waktu itu. Atau pada masa orde baru yang berkiblat negara negara domkrasi seperti amerika dan eropa. Cukup banyak cara cara yang dapat ditempuh oleh negara luar untuk mempengaruhi politik dan strategi nasional. Seperti melalui doktrinisasi WNI yang belajar atau kuliah di negara tersebut, pinjaman dana bersyarat ataupun bantuan bantuan yang mengikat lainnya.

 

4.      Landasan Polstranas adalah Pancasila, UUD 45, Wasantara,  dan Tannas, kenapa? jelaskan satu satu. ?

Jawab :

Karena Pancasila adalah ideologi dasar negara indonesia, untuk menjalanideologi tersebut maka dibentuklah undang undang dasar 1945 sebagai konstitusi negara dan wawasan nusantara sebagai batu pijakannya. Ppolitik nasional juga harus ditopang oleh ketahanan nasional.

 

5.      Menurut anda pandangan anda menekankan pada Bidang apa Polstranas saat ini ( kepemimpinan Presiden Jokowi )

Jawab :

Ada 9 hal yang paling ditekankan dalam polstranas pemerintah dibawah kepemimpina presiden Jokowi dengan program nawacita nya, menurut rangkuman saya kesemuanya bertumpu kepada 3 bidang yaitu  menciptakan pemerintahan yang kuat dan dipercaya demi meningkatkan sumber daya manusia serta kualitas hidupnya.

 

6.      Apa yang  Mesti dilakukan  oleh pemerintah dalam menghadapi globalisasi keterkaitannya dengan Polstranas saat ini.

Jawab :

Pesatnya perkembangan teknologi informasi, terbukanya berbagai jalur transportasi dan semakin luasnya area perdagangan menjadikan globalisasi menjadi hala yang tak mungkin lagi ditolak di negara indonesia. Globalisasi memuat rasa bahwa segala potensi  jadi milik bersama yang secara terbuka layak untuk diperebutkan, baik itu potensi sumber daya alam ataupun suber daya manusia atau apapun yang mempunya value. Pemerintah tidak akan dapat membendung globalisasi ini, yang dapat dilakukan adalah bagaiman mengelola globalisasi sebagai sebuah peluang untuk memperkuat diri. Menjadikan indonesia sebagai pemain, bukan objek yang dipermainkan. Menjadikan negara ini sebagai bagian dari direktor, bukan pengisi peran. Dalam era globalisasi pemerintah harus bisa menjadikan rakyatnya menjadi tuan rumah dinegeri sendiri. Baru setelah itu melakukan ekspansi ke negeri lain.